Derasan ombak menyapu sepi
Dan meributkan sesak hina ats kotoran hampa
Aku tersenyum bersama bintang dan ikan kecil
Yang riang dengan sahabat baru mereka dan melompat ber'iringan
Seperti rasa bahagiaku ini
Dan angin pun tersapu bersih tak berdebu,
lembut dan merangkul ksendirianku mlm ini
Kini pepohonan ikut menari dgn mayor mencairkan tinta kepedihan terlarang
Mereka menenangkan detak jantungku
Dan kni berharap setia menemani tdur nyenyakku mlm ini
eno FVCK tography
Selasa, September 28
Rabu, Juni 9
Ini Bukan PUISI
Ini hanya bualan kosong;
Terbungkus kata-kata rapuh tanpa sesuatu yang pasti menjadi arti;
Ini hanya cacian kosong;
Amarah terpendam dalam hati yang tersakiti;
Ini hanya angan kosong;
dari seorang pecundang yang menanti untuk dihargai;
Ini hanya sumpah kosong;
bercampur sampah-sampah kertas yang mengotori kinerja otak kiri;
INI BUKAN PUISI ~
Terbungkus kata-kata rapuh tanpa sesuatu yang pasti menjadi arti;
Ini hanya cacian kosong;
Amarah terpendam dalam hati yang tersakiti;
Ini hanya angan kosong;
dari seorang pecundang yang menanti untuk dihargai;
Ini hanya sumpah kosong;
bercampur sampah-sampah kertas yang mengotori kinerja otak kiri;
INI BUKAN PUISI ~
Untuk MAMA
Aku hanya ‘malaikat kecil’ yang terdampar;
Dengan sayap robek terkoar;
Terjatuh dengan raga tanpa sehelai cadar;
Aku bak kertas putih tanpa noda;
Lahir dari rahim seorang hawa;
Atas anugrah maha pencipta;
Tapi mengapa setelah dua abad melihat dunia;
Banjir kian menggenang dan membawa;
Semua budi yang tertanam di hati ibunda;
Tetap ada di dekatku , aku memohon;
Maafkan dosa dan khilafku, aku memohon ampun;
Karena di dasar lubuk hati;
Engkau sangat berarti;
Walau dunia tidak bernafas lagi;
Dengan sayap robek terkoar;
Terjatuh dengan raga tanpa sehelai cadar;
Aku bak kertas putih tanpa noda;
Lahir dari rahim seorang hawa;
Atas anugrah maha pencipta;
Tapi mengapa setelah dua abad melihat dunia;
Banjir kian menggenang dan membawa;
Semua budi yang tertanam di hati ibunda;
Tetap ada di dekatku , aku memohon;
Maafkan dosa dan khilafku, aku memohon ampun;
Karena di dasar lubuk hati;
Engkau sangat berarti;
Walau dunia tidak bernafas lagi;
Kamis, Juni 4
Serpihan Pesan
Gelap….
Tertutupnya malam …..
Bercahayakan bulan di titik sana……
Terlihat bocah kecil……
Melangkah hampa tiada arah…..
Terdengar bisikan angin…..
Menyampaikan satu pesan….
“Janganlah kau putus asa…”
Tiap langkah adalah hidup
Hidup adalah masa depan
Mari songsong masa depan,
Berikan senyuman…..
Untuk mereka yang terdiam…..
Di sini…..
Tertutupnya malam …..
Bercahayakan bulan di titik sana……
Terlihat bocah kecil……
Melangkah hampa tiada arah…..
Terdengar bisikan angin…..
Menyampaikan satu pesan….
“Janganlah kau putus asa…”
Tiap langkah adalah hidup
Hidup adalah masa depan
Mari songsong masa depan,
Berikan senyuman…..
Untuk mereka yang terdiam…..
Di sini…..
Selasa, Juni 2
Langganan:
Postingan (Atom)